Wanita adalah salah satu bukti kebesaran Allah SWT, diantara berjuta-juta bukti yang lainnya.Bagaimana tidak, makhluk indah yang sering juga disebut dengan istilah perempuan selalu menjadi bahan pembicaraan yang menarik.
Wanita pada zaman dahulu kala adalah sosok orang yang lemah lembut,patuh pada orang tua dan suami,cendrung tidak pernah keluar rumah dan hanya berpikir ingin menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik. Bahkan kebanyakan wanita zaman dahulu jarang yang meneruskan pendidikan nya hingga perguruan tinggi,karena orang-orang zaman dahulu banyak yang berfikir "buat apa sekolah tinggi-tinggi,namanya wanita tuh ujung-ujungnya didapur,ngelayanin suami,dan ngurusin anak". Namun seiring dengan perubahan zaman,wanita-wanita sekarang tidak mau diperlakukan seperti wanita-wanita pada zaman dahulu. wanita dizaman sekarang selalu mengikuti perkembangan zaman,baik dari segi pendidikan,fashion,karir,bahkan banyak yang ingin mengalahkan kedudukan seorang pria baik dalam pekerjaan,pendidikan,maupun dalam menjalani suatu ikatan rumah tangga. bahkan banyak perubahan yang sangat signifikan terjadi pada wanita sekarang ini. perubahan ini sering disebut Emansipasi Wanita.
Emansipasi wanita adalah perjuangan wanita menuntut haknya agar dapat sederajat dengan laki-laki. contohnya: Hak untuk bekerja seperti laik-laki, hak berpendapat seperti laki-laki, hak menjabat posisi seperti laki-laki bahkan sampai dengan posisi presiden. Memang tidak ada yang pernah melarang seorang wanita untuk mencapai pendidikan setinggi mungkin,namun wanita tidak boleh melupakan kodrat nya.
Cobalah kita kembalikan ke Fitrah kita sebagai mahluk Tuhan. Sampai kapan pun atau bahkan sampai kiamat pun pria dan wanita tidak akan pernah sama karena memang tidak sama.dan perlu diketahui bahwa keduanya bukanlah pesaing yang saling mengalahkan dan dikalahkan. Terlalu naif bagi Pria apabila dia ingin mengalahkan wanita. dan terlalu Jumawa(merasa besar kepala) apabila wanita minta disamakan bahkan mengalahkan pria dengan gerakan emansipasi wanita yang kebablasan.Pria dan Wanita secara prinsip memang berbeda,baik secara fisik maupun non fisik. Pria dengan segala kekuatannya,kemampuannya dan ketegasannya sangat mengedepankan logika.Sedangkan wanita dengan kelembutan dan kasih sayangnya selalu mengandalkan perasaannya.dengan demikian pria dadalah pasangan wanita dan wanita adalah pasangan pria. keduanya harus saling melengkapi,begitulah Takdir yang telah digariskan oleh Tuhan.
Untuk itu sebagai seorang wanita Jangan pernah takut untuk berkarya seindah mungkin dan mengukir prestasi setinggi mungkin,karena wanita juga adalah mahluk Tuhan yang mempunyai hak yang sama untuk mengejar cita-cita.namun jangan pernah melupakan kodrat kita sebagai seorang wanita.dan jangan samapi melebihi batas-batasan kita sebagai seorang wanita.
Wanita pada zaman dahulu kala adalah sosok orang yang lemah lembut,patuh pada orang tua dan suami,cendrung tidak pernah keluar rumah dan hanya berpikir ingin menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik. Bahkan kebanyakan wanita zaman dahulu jarang yang meneruskan pendidikan nya hingga perguruan tinggi,karena orang-orang zaman dahulu banyak yang berfikir "buat apa sekolah tinggi-tinggi,namanya wanita tuh ujung-ujungnya didapur,ngelayanin suami,dan ngurusin anak". Namun seiring dengan perubahan zaman,wanita-wanita sekarang tidak mau diperlakukan seperti wanita-wanita pada zaman dahulu. wanita dizaman sekarang selalu mengikuti perkembangan zaman,baik dari segi pendidikan,fashion,karir,bahkan banyak yang ingin mengalahkan kedudukan seorang pria baik dalam pekerjaan,pendidikan,maupun dalam menjalani suatu ikatan rumah tangga. bahkan banyak perubahan yang sangat signifikan terjadi pada wanita sekarang ini. perubahan ini sering disebut Emansipasi Wanita.
Emansipasi wanita adalah perjuangan wanita menuntut haknya agar dapat sederajat dengan laki-laki. contohnya: Hak untuk bekerja seperti laik-laki, hak berpendapat seperti laki-laki, hak menjabat posisi seperti laki-laki bahkan sampai dengan posisi presiden. Memang tidak ada yang pernah melarang seorang wanita untuk mencapai pendidikan setinggi mungkin,namun wanita tidak boleh melupakan kodrat nya.
Cobalah kita kembalikan ke Fitrah kita sebagai mahluk Tuhan. Sampai kapan pun atau bahkan sampai kiamat pun pria dan wanita tidak akan pernah sama karena memang tidak sama.dan perlu diketahui bahwa keduanya bukanlah pesaing yang saling mengalahkan dan dikalahkan. Terlalu naif bagi Pria apabila dia ingin mengalahkan wanita. dan terlalu Jumawa(merasa besar kepala) apabila wanita minta disamakan bahkan mengalahkan pria dengan gerakan emansipasi wanita yang kebablasan.Pria dan Wanita secara prinsip memang berbeda,baik secara fisik maupun non fisik. Pria dengan segala kekuatannya,kemampuannya dan ketegasannya sangat mengedepankan logika.Sedangkan wanita dengan kelembutan dan kasih sayangnya selalu mengandalkan perasaannya.dengan demikian pria dadalah pasangan wanita dan wanita adalah pasangan pria. keduanya harus saling melengkapi,begitulah Takdir yang telah digariskan oleh Tuhan.
Untuk itu sebagai seorang wanita Jangan pernah takut untuk berkarya seindah mungkin dan mengukir prestasi setinggi mungkin,karena wanita juga adalah mahluk Tuhan yang mempunyai hak yang sama untuk mengejar cita-cita.namun jangan pernah melupakan kodrat kita sebagai seorang wanita.dan jangan samapi melebihi batas-batasan kita sebagai seorang wanita.

karena perjuangan RA KARTINA, DEWI SARTIKA yang telah memperjuangkan emansipasi wanita indonesia...
BalasHapus:)
begitu besar jasa-jasa mereka, yang membuat wanita-wanita indonesia menjadi pintar :) dan membuat wanita-wanita indonesia berani mengerjar cita-citanya...
BalasHapus:)
yupz...bnr bgt..semuanya dimulai dr perjuangan RA Kartini dlm memperjuangkan emansipasi wanita.dan himgga saat ini wanita2 indonesia tetap meneruskan perjuangan RA.Kartini...tp tetep aja sebagai seorang wanita hrs ingat akan kodratnya..dan tugas2 nya sebagai seorang wanita,istri bagi suaminya dan ibu bagi anak2 nya.. ^_^
BalasHapus